Halaman
▼
Senin, 06 Januari 2014
12 kg atau 3 kg
Rakyat Kecil baru-baru ini bersedih atas kenaikan harga gas LPG yang mengakibatkan susahnya mencari LPG 3kg,Memang setelah di telusuri dari berbagai info,salah satu alasan Pertamina menaikan harga Gas LPG 12kg dikarenakan daya beli yang menurut Pertamina di bilang mampu untuk Gas LPG berisi 12kg.
Tetapi muncul dampak dari kenaikan Gas LPG 12kg adalah susahnya mecari Gas LPG berukuran 3kg yang bersubsidi, itu mungkin di sebabkan karena banyaknya para pengguna Tabung Gas LPG berukuran 12kg yang beralih ke Tabung Gas berukuran 3kg.
Pertamina sekarang telah merevisi untuk kenaikan harga Gas LPG 12kg sebesar Rp.1.000/kg yang bisa di akumulasikan untuk harga pertabung 12kg adalah Rp.89.000 - Rp.120.000 (tergantung lokasi di masing-masing daerah).
Dalam rapat konsultasi tersebut, kembali ditegaskan bahwa Pertamina memiliki kewenangan untuk menetapkan harga Elpiji Non Subsidi 12 Kg. Untuk itu, sesuai dengan mekanisme korporasi yang diatur dalam Peraturan Perundangan yang berlaku, maka Pertamina telah mengajukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2014 yang menyangkut proyeksi kerugian bisnis Elpiji 12 Kg bertambah menjadi sebesar USD 0,51 Milyar atau sekitar Rp5,4 triliun dengan asumsi kurs Rp.10.500 per USD. Dengan kondisi tersebut maka proyeksi pertumbuhan profit turun dari 13,17% menjadi 5,65%.
Pertamina pun berjanji untuk memperketat pengawasan dan tindak lanjut di agen-agen penjualan menyangkut harga dan tindak penimbunan terutama yang menyangkut dengan subsidi yang di tujukan untuk rakyat kecil.
jika ada masyarakat yang menemukan pelanggaran tersebut dapat melaporkan langsung kepada Pertamina melalui Contact Centre: 021-500000, sms: 08159500000 dan email: pcc@pertamina.com.
Semoga semboyan "bhineka tunggal ika" masih tetap ada untuk kita (INDONESIA)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar